Batu Mulia atau Batu Permata, Batu akik, Batu bergambar adalah berasal dari alam yang merupakan kekayaan alam.
Tinggi-rendahnya harga batu mulia ditentukan kualitas kristalnya, warna yang dipancarkan (muda atau tua), cacat atau tidak, clarity atau kejernihan kilau, serta keistimewaannya.
Monday, July 20, 2015
Permintaan Khusus : Sejarah Unik Batu Akik Bacan yang Wajib Kamu Ketahui
Sejarah Bacan yang wajib diketahui oleh para pencinta batu akik.
Bintang.com, Jakarta
Batu Bacan sudah dikenal sejak tahun 1960an, bacan merupakan salah satu
kekayaan alam Maluku Utara. Istilah nama Bacan diambil dari nama Pulau
Bacan yang digunakan sebagai tempat perdagangan batu itu. Padahal, pulau
penghasil Batu Bacan sendiri adalah Pulau Kasiruta yang jaraknya tidak
jauh dengan Pulau Bacan. Ingin tahu lebih jelas mengenai sejarah Batu
Bacan? Yuk, kita simak rangkumannya .. Cus!
#1
Penambangan batu akik di pulau Kasiruta.Batu Bacan terdapat di Pulau Kasiruta bukan pulau Bacan, karena pusat
pemerintahan terdapat di Labuha, Pulau Bacan maka batu tersebut dinamai
Batu Bacan.
#2
Ilustrasi batu bacan dihancurkan dan menjadi campuran batu kerikil.Dulu, Batu Bacan tidak dihargai semahal seperti sekarang karena dulu
tidak ada pembeli lokal dan pembeli dari luar daerah. Pada saat itu,
tidak ada masyarakat yang mencari nafkah mencari batu bacan (penambang).
#3
Ilustrasi barang-barang sembako yang akan ditukarkan batu bacan.Jaman dulu di Maluku Utara jika ada petani yang menemukan batu bacan
tidak dijadikan cincin, melainkan ditukar dengan barang-barang sembako.
#4
Ilustrasi transaksi pembelian batu bacanOrang yang pertama kali membeli batu bacan dengan harga mahal adalah
turis dari Singapura. Turis dari Singapura membeli batu bacan 10
kilogram dengan harga Rp 7 juta, pada 1990.
#5
Ilustrasi perdagangan batu akik mancanegaraSetelah pembelian termahal dari turis Singapura, Batu Bacan lama
kelamaan menjadi terkenal di mancanegara. Kepopuleran Batu Bacan di
mancanegara sekitar tahun 2005.
#6
Ilustrasi suku tionghoa peminat batu bacanPeminat Batu Bacan terbanyak pada waktu itu adalah kalangan dari Suku
Tionghoa. Warna yang mereka minati adalah warna hijau, biru, dan merah.
Tetapi Batu Bacan yang berwarna merah sulit untuk dicari.
#7
Ilustrasi pemburu bati akik di JakartaPada 2009 Batu Bacan mulai diburu banyak kalangan mulai dari Jakarta,
dan berbagai tempat lainnya di Indonesia. Harga Batu Bacan pada waktu
itu cupuk bervariasi, pasalnya harga Batu Bacan ditentukan dari motif
dan jenisnya. Sekilas sejarah unik Batu Bacan diatas semoga bisa menambah wawasan, para pecinta batu akik ya. jangan pernah ngaku pecinta batu bacan kalau tidak tahu sejarahnya ...... !!
No comments:
Post a Comment